Toxic Productivity + FOMO
Halo teman-teman berjumpa lagi dengan tulisan Rahmi! Di blog kedua ini aku mau sharing mengenai toxic productivity dan FOMO. Buat kalian yang mau mulai hidup produktiv atau sedang menjalaninya, kenali dulu yuk apa itu toxic productivity dan FOMO, agar kita bisa menghindarinya.
What is FOMO?
FOMO adalah kondisi dimana menyebabkan seseorang berlaku di luar batas dalam media sosial, seperti cemas atau tidak tenang akibat takut ketinggalan suatu tren atau momen tertentu. Tidak hanya itu, kadang mereka sengaja memasang gambar, tulisan, atau bahkan mempromosikan diri yang belum tentu jujur hanya demi terlihat update.
Toxic Productivity
Toxic Productivity adalah selalu menjadi produktif setiap waktu dengan semua usaha dan metode, dan tidak ingin berhenti atau dengan kata lain, obsesi mengembangkan diri pada semua hal. Biasanya hanya ikut-ikutan saja atau untuk dilihat orang lain.
Tanda-tanda melakukan toxic productivity:
- Ekspetasi yang tidak realistis
- Kegiatan yang begitu padat hingga mengganggu kesehatan dan hubungan dengan orang lain. Perlu diingat, komunikasi penting dalam suatu hubungan.
- Tidak istirahat sama sekali secara konstan.
- Tujuan, jika kamu mengetahui tujuan yang realistis, semua akan bermanfaat.
- Batasan, atur waktu sebaik mungkin dan jangan lupa untuk istirahat.
- Evaluasi, ketahui dan pahami waktu kapan kita bisa fokus, jika tidak mengetahuinya kita bisa stress.
- Menulis apa yang kamu rasakan.
- Meditasi untuk menjernihkan pikiran.
- Beristirahat yang cukup.
- Self reward.
- Tetap fleksibel.

Alloi keren
BalasHapus